Satu Hari Tanpa Plastik


Smadapedia.com | Masyarakat Indonesia cenderung menggunakan plastik dalam kehidupan sehari – hari. Salah satu yang paling penting ,yaitu kantong plastik. Kantong plastik biasanya digunakan untuk membawa barang bawaan mereka. Rata-rata, kantong plastik hanya digunakan selama 25 menit. Setelah dipakai, kantong plastik biasanya dibuang. Hal ini yang menyebabkan menumpuknya sampah di TPA. Akibatnya sampah yang menumpuk akan mencemari udara,air dan tanah. Penyebab lain yang mempengaruhi manusia yaitu munculnya berbagai penyakit dan bencana alam yang dapat mengancam kehidupan manusia.Sampah berbahan plastik merupakan jenis sampah yang paling sulit untuk diurai dari jenis sampah lainnya. Kantong plastik biasa membutuhkan waktu 10 – 12 tahun untuk terurai, botol plastik membutuhkan waktu yang lebih lama ,yaitu 20 tahun untuk hancur sedangkan sterofoam membutuhkan waktu yang sangat lama ,yaitu 500 tahun untuk terurai!! Sampah yang menumpuk, menggunung, atau membuat sebuah daratan baru itu adalah wujud dari kurangnya kesadaran untuk mengelola sampah.
(lunch box). Tujuan diadakan program ini yaitu menambah kesadaran masyarakat SMA 2 KUDUS untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mengurangi sampah plastik. Menurut salah satu anggota panitia, Zaid Rahmatillah mengatakan “Program ini dilaksanakan satu hari untuk mengenalkan budaya tanpa plastik dan melihat respon warga SMA 2 KUDUS terhadap program tersebut.”
Kedepannya Program ini diharapkan akan lebih intens sehingga warga sma 2 kudus akan terbiasa dengan budaya tanpa plastik. Semakin sedikit sampah plastik yang digunakan semakin besar peluang kita untuk menyelamatkan bumi dari global warming.  Yuk kreatif mencari alternative bungkus bungkus plastik.

Oleh karena itu, SMA 2 KUDUS menyelenggarakan suatu program satu hari tanpa plastik. Program ini berlangsung pada tanggal 21 Februari 2018. Program ini mengharuskan Siswa – siswi mambawa bekal makanan dari rumah dengan menggunakan tempat makan. ©English Club SMA 2 Kudus

Share this

Related Posts

Selanjutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »

1 komentar:

komentar