English Club Mengajar di SDLB Purwosari

English Club Mengajar di SDLB PurwosariSmadapedia.com | (10 April 2017) Telah dilaksanakan Program Kerja Tahunan dari Ekstrakulikuler English Club dari SMA 2 KUDUS yang berlokasi di SLB Purwosari, dan tentunya proker ini lebih unik dari biasanya. English Club memiliki proker tahunan untuk mengunjungi Sekolah-sekolah terpencil atau terpelosok yang jauh dari jangkauan kabupaten yang maju.
Tahun ini lebih istimewa, karena tahun ini anak-anak anggota EC mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berlokasi di Purwosari.
   Nah… inilah uniknya dari tahun ini. SLB yang dikunjungi oleh para anggota EC memiliki 9 tingkatan (SD-SMP) dan memiliki karakter yang unik untuk setiap murid-murid penghuni SLB. Yang mana bisa diketahui, ada Tuna Daksa, Tuna Grahita, Tuna Rungu, Tuna Wicara, Tuna Netra,  dan Autis.

Cara uniknya untuk mengajari murid-murid SLB adalah dengan kesabaran dan khusus.
   Tentunya dapat kita ketahui untuk mengajar anak-anak diperlukan kesabaran. Namun, kesabaran disini harus ditingkatkan ekstra dan kita juga harus lebih waspada karena murid-murid SLB memang benar-benar Luar Biasa.
   Dapat kita maklumi sebagai sesama manusia dalam mencakup lingkungan sekitar, kita harus saling menjaga. Dan seperti sekolahnya yang memiliki murid yang Luar Biasa, sekolah ini juga memiliki Guru yang Luar Biasa. 
English Club Mengajar di SDLB Purwosari
   Luar Biasa yang dimiliki oleh Guru SLB adalah yang paling didasari oleh kesabaran, dan tentu cara mengajar mereka yang berbeda, karena semua murid di SLB memiliki cara tangkap yang berbeda
dari anak-anak lain di usia mereka.
   Dari sinilah, para anggota EC belajar untuk mengajari anak yang brbeda dari yang lain. Dengan mengajarkan Bahasa Inggris yang supel, dan tentunya yang dapat ditangkap oleh para murid.
Tak hanya cara mengajar yang unik, para anggota EC memiliki tingkat antusias yang tinggi agar mereka tetap bisa dekat dengan para murid. Banyak diantara mereka yang ikut tertawa, dan bahkan duduk bersama adik-adik SLB. Tidak memandang perbedaan dan memandang kesetaraan.

SLB memiliki toleransi yang tinggi
   Sebagai sesama manusia kita harus menjunjung kesetaraan, dan dibandingkan dengan sekolah-sekolah lain. Mungkin SLB adalah panutan yang baik, dimana murid-muridnya saling menjaga dan memperhatikan satu sama lain. Memiliki rasa kekeluargaan yang tinggi dan tidak memandang usia untuk saling berkomunikasi. Seperti yang seharusnya diterapkan di sekolah lain.
   Justru ini yang mengagetkan, karena tidak semua anak yang menurut dengan peraturan game. Tapi mereka keluar kelas dan keluyuran mencari teman yang lain untuk diajak. Meskipun diajak, tidak paham bagaimana mainnya, mereka tetap tebar senyum dan antusias.
   Di SLB kita dapat menemukan berbagai macam ekspresi yang dirindukan saat masih masa kanak-kanak, dan kenakalan polos anak SLB yang menghangatkan hati dan menghibur saat mendengar tawa mereka.
English Club Mengajar di SLB Purwosari

   Setiap anak memiliki daya tarik yang berbeda dibalik setiap kekuarangan mereka. Dan seandainya kita sebagai sesama manusia dapat memahami satu sama lain tinimbang bersembunyi dibalik harga diri, tentunya tidak setara dibandingkan dengan murid-murid SLB beserta Guru-gurunya yang Luar Biasa.
   Ibu Sri Rahayu salah satu guru SLB Purwosari menyatakan senang dengan kehadiran anak anak English Club SMA 2 Kudus di tengah tengah siswa siswi SLB karena  hal itu merupakan bentuk inclusivitas masyarakat terhadap anak anak difable dan membantu ABK bersosialisasi secara luas.
Nah… bagaimana, tertarik untuk mengajar di SLB? Persiapkan mental dan pikiran, karena mereka penuh akan kejutan.

Share this

Related Posts

Selanjutnya
« Prev Post
Sebelumnya
Next Post »