Smada Peduli Bencana

 Smadapedia.com | Akhir-akhir ini sering terjadi gempa dan tsunami di Indonesia. Di daerah Lombok yang kemarin diguncang gempa 7,0 skala richter dan juga di palu yang diguncang gempa 7,7 skala richter dengan susulan tsunami. Peristiwa tersebut turut mengundang duka cita dari warga smada.untuk itu telah diadakan beberapa serangkaian acara..simak dibawah


Ya... diambil dari instagram @sma2kudus, OSIS dan seluruh komponen di Smada bergotong royong untuk memberikan bantuan, bantuan bisa berupa apa saja atau seikhlasnya. dan bantuan bisa dikumpulkan di Pojok Baca SMA 2 KUDUS. #SMADAFORPALU

Kemudian juga beberapa selang kemudian disusul dengan diadakannya sholat ghoib untuk umat Muslim Smada. Kegiatan ini diselenggarakan OSIS dan ROHIS guna mendoakan saudara-saudari kita yang tertimpa musibah bencana alam di Indonesia. Itulah Smada Peduli Bencana. semoga dengan ini kita dapat sedikit memperingan beban saudara kita disana. #SMADAUNTUKINDONESIA

Kenal Gak?? Si Kuprit

Smadapedia.com | "Si Kuprit...bentar-bentar kaya pernah liat..." oh iya..yang di webtoon itu kan ya...yaaa betul sekarang ada nih Si Kuprit goes to school :D. Selasa, 4 September 2018, kehadiran yu Lies SundorWaho S. Si dalam acara Tabligh Ambyar "Jadi Entrepreneur. Why Not?" berhasil menghibur dan memotivasi warga SMADA.
sumber : http://www.sikuprit.com/
gambar diambil dari http://www.sikuprit.com/
 Pria yang kini tengah disibukkan dalam membuat webtoon mengaku bahwa ia memulai bisnisnya sudah sejak duduk di bangku kuliah. "Sebelum lulus kuliah, saya sudah kerja. Saya bikin usaha namun jasa, karena ga mikir modal. jasa itu kan 100% duit. Usaha saya namanya creative branding, buat kata-kata yang menarik, paling murah 3 juta." "Contohnya waktu itu di warung bakso saya bikinin kata 'Benci Kekerasan Suka Kekenyalan' dan dia mau bayar 3 juta, karena nama itu kan penting." lanjut Kak Wahyuliz.
gambar diambil dari http://www.sikuprit.com/
Dalam perjalanan karirnya, ia mulai berkomunikasi dengan orang luar lewat media sosial. Ia memaparkan bahwa dalam menjalankan sesuatu perlu konsisten dan mencari lingkungan yang baik. "Tahun 2015 saya kenalan dengan orang Thailand, kita barter ilmu. Saya ngajarin bahasa inggris dia ngajarin saya usaha. Sampai tahun 2017 saya berhasil buka kantor di sana. Itu semua proses. Kun Fayakun, terjadi maka terjadilah. Nah maka itu, proses itu penting."
Dalam kaitannya, pria yang memiliki akun instagram bernama "adaideaja" mengaku bahwa meski followersnya sedikit, namun ia dapat mendunia. Tak hanya itu, ia juga menyapa followers karena menurutnya komunikasi itu penting.
Saat ditanya kesan pesan, Kak Wahyuliz menyatakan bahwa selama 3 kali di Kudus, ini merupakan acara yang paling bagus. "Dan harapan saya bagi kalian ya itu, inspirasinya dapet, prestasi akademis harus dicapai dulu, jangan sampai ngerti duit terus DO, itu jangan. Saya sarankan kuliah harus setinggi-tingginya." tutur Kak Wahyuliz pada akhir wawancara.Itulah Tablig Ambyar Sikuprit di HUT SMADA ©Jurnalistik SMAN 2 KUDUS